Antisipasi Peningkatan Volume Sampah, DLHK3 Kerahkan 9 Armada di 9 Kecamatan Kota Banda Aceh

Gerak Cepat Tanggapi Persoalan Sampah di Bulan Ramadhan

Banda Aceh-  Memasuki bulan Ramadhan 1443 H/2022 M, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh mengadakan apel gabungan perdana guna mengerahkan tim petugas pengangkutan sampah batok kelapa, ampas tebu dan sisa jajanan selama malam bulan Ramadhan, Rabu (6/4).

Aksi yang rutin dilakukan selama bulan suci Ramadhan tersebut berlangsung dari pukul 21.00 hingga selesai. Pasukan  orange bertanggung jawab mengangkut tuntas sampah-sampah batok kelapa, ampas tebu hingga sisa jajanan di seluruh kawasan Kota Banda Aceh terutama di sepanjang jalan protokol.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Hamdani Basyah, SH. memberikan keterangan bahwa pihaknya telah mengerahkan sembilan (9) armada yang tersebar di sembilan (9) kecamatan kota Banda Aceh.

“Untuk mengantisipasi penumpukan sampah selama bulan Ramadhan ini, kami sudah mengerahkan sembilan armada ke seluruh kecamatan Kota Banda Aceh ya, jadi ada 42 pertugas yang langsung terjun ke lapangan melakukan pengangkutan” Ungkap Hamdani kepada tim liputan.

Menurutnya, volume sampah yang dihasilkan di bulan puasa ini akan bertambah signifikan secara bertahap. Sehingga harus ditanggapi dengan cepat dan tepat.

Dalam melangsungkan aksi tersebut, Kepala Bidang Kebersihan, Hermansyah, SE., pun mengatakan pihaknya juga melakukan himbauan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) maupun warga sekitar untuk mengemas sampah sebelum membuangnya.

“Kami tidak hanya melakukan pengangkutan rutin setiap malamnya, namun, kami juga memberikan himbauan serta arahan kepada para pedagang dan warga untuk mengemas sampah-sampah itu dengan tepat. Sehingga petugas kebersihan yang mengangkutnya akan lebih mudah dan tuntas.” Tambah Herman lugas.

Adapun pengangkutan ini dilakukan rutin setiap malam bulan Ramadhan guna mengantisipasi kemungkinan sulit tercovernya pengangkutan sampah di pagi hari.

Terakhir, pihak dinas terkait menghimbau kepada seluruh pedagang dan warga kota untuk lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Dan melakukan pengemasan terhadap sampah sebelum sampah tersebut di buang pada tempat yang telah disediakan.[]