Tim Penilai Calon Sekolah Adiwiyata Sambangi Enam Sekolah di Kota Banda Aceh

Banda Aceh- Tim verifikasi calon sekolah Adiwiyata tingkat provinsi lakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) 22 di Kota Banda Aceh guna melangsungkan penilaian diatara enam (6) sekolah dasar lainnya pada Sabtu (26/3).

Agenda ini berkolaborasi dengan instansi pemerintahan dan lembaga perguruan tinggi tersebut bertujuan untuk menjaga objektivitas yang seimbang saat berlangsungnya penilaian.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, Hamdani Basyah, SH. memberi apresiasi dan semangat kepada sekolah yang akan dilakukan penilaian langsung.

Adapun kunjungan tersebut berlangsung selama lima hari sejak tanggal 22 hingga 26 Maret 2022. Adapun tim penilai lapangan yang telah tercantum di dalam surat tugas berjumlah empat orang.

Dr. Denni Iskandar, M.Pd, Tim verifikasi penilaian calon sekolah Adiwiyata dari unsur perguruan tinggi mengatakan aksi ini bukan hanya bernuansa kompetisi. Namun, merupakan sosialisasi juga untuk sekolah-sekolah dalam membangun karakter anak didik mencintai lingkungannya.

“Hari ini kita lakukan penilaian ke SDN 22 ya, agenda seperti ini bukan hanya berupa kompetisi antar sekolah, melainkan juga ajang sosialisasi untuk menstimulasi, mensugesti sekolah agar bisa membentuk generasi yang memiliki jiwa hidup sehat dan cinta lingkungannya”. Ungkap Denni jelas dihadapan tim liputan.

Sekolah adiwiyata adalah Sekolah yang peduli lingkungan yang sehat, bersih serta lingkungan yang indah. Hal ini merupakan program KLHK yang regulasinya diterbitkan pada tahun 2019 yaitu melalui Peraturan Menteri (Permen) Nomor  52 dan 53.

Secara rinci, Staf Seksi Pengendalian Kerusakan Darat DLHK3 Aceh, Ahdiarsyah juga menambahkan bahwa kunjungan tersebut menggali beberapa hal seperti dokumentasi dari berbagai program yang telah dicanangkan oleh  sekolah baik dari segi anggaran dan lain-lain, serta pengelolaan sampah dan kompos yang ada di sekolah.

“Kita lakukan pantauan langsung dari beberapa hal ya, dari segi dokumentasinya bagaimana, terus juga kita nilai dokumen fisik. Serta bagaimana peneraoan pengelolaan sampah di sekolah tersebut.”Tutur Ahdiarsyah.

Menurutnya, ada beberapa hal dalam verifikasi dokumen yang masih perlu dilakukan penyempurnaan diantaranya seperti bukti pelaksanaan (dokumentasi). Surat keputusan, undangan serta daftar hadir kegiatan.

Selanjutnya, agenda yang berlangsung lancar ini disambut antusias oleh pihak sekolah. Dalam hal ini, para siswa yang tergabung sebagai satgas lingkungan sekolah pun  ikut serta berpose ringan bersama para tim verifikasi peniaian calon sekolah Adiwiyata, Tim DLHK3 Banda Aceh dan para guru lainnya.

Terakhir, pihaknya berharap akan lebih banyak sekolah lainnya yang tergabung menjadi Sekolah Adiwiyata. Sehingga menjadikan lingkungan sekolah sebagai pelopor peduli serta cinta lingkungan. []