Peringati HKAN 2021, DLHK3 Banda Aceh Dukung Komunitas SAHI Menanam Pohon

Foto bersama dengan para peserta pada agenda Sahabat Hijau (SAHI) Menanam Pohon Seri 8 di Hutan Kota Tibang, Rabu (11/8). Foto : AY/DLHK3.

Ungkap pentingnya menanam pohon sejak dini, SAHI ajak kawula muda tingkatkan kepedulian terhadap lingkungan

Banda Aceh- Memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2021, Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh ikut berkolaborasi dengan Komunitas Sahabat Hijau (SAHI) untuk lakukan agenda SAHI menanam pohon seri delapan (8) di Hutan Kota Tibang pada Rabu (11/8).

Kegiatan yang berlangsung pada pukul 08.10 WIB tersebut dihadiri oleh puluhan peserta yang berasal dari beberapa komunitas peduli lingkungan lainnya seperti Pepelingasih, EVATOR, KOPHI dan Duta Lingkungan Kota Banda Aceh.

Ketua panitia pelaksana, Chika Priscilla mengatakan agenda SAHI menanam seri 8 ini menjadi hal rutin yang setiap tahun dilakukan oleh komunitas lingkungan itu. Tujuannya untuk meningkatkan keanekaragaman hayati dan mengedukasi setiap pengunjung dengan setiap jenis-jenis tumbuhan yang ada di Hutan Kota Tibang Banda Aceh.

“Agenda SAHI menanam Seri 8 ini memang rutin kita lakukan ya, bahkan sudah memasuki Seri 8 saat ini. Tujuan kita itu untuk terus membuat Kota Banda Aceh hijau dan pastinya menambah terus jenis tanaman di Hutan Kota Tibang”. Ungkap Chika kepada tim liputan.

Selain itu, pihaknya lebih memilih melaksanakan penanaman pohon di Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang tersebar di Kota Banda Aceh untuk memastikan pohon tersebut bisa tumbuh dengan subur dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

“…Kita lebih memilih melakukan penanaman pohon itu RTH yang tersebar di Kota Banda Aceh ya, bukan tanpa alasan. Hal ini kita lakukan untuk memastikan pohon-pohon yang sudah ditanam itu akan tumbuh dengan baik dan terawat, bukan hanya ditanam dan selanjutnya dibiarkan ya. Seperti hari ini kita adakan agendanya di Hutan Kota Tibang Banda Aceh”. Tambah Chika yang kerap disapa Cici ini.

Kemudian, ada enam (6) jenis tumbuhan yang ditanam oleh para peserta dalam agenda tersebut. Diantaranya Mangga Emperor, Kurma, Jambu Merah Australia, Kelengkeng Merah, Pala dan Jeruk Santang.

Selain menanam pohon, para peserta juga diminta untuk menuliskan nama penanam, waktu menanam hingga titik koordinat tanaman di lokasi mereka masing-masing.

Dalam hal ini pihak DLHK3 Banda Aceh sangat mendukung agenda penanaman pohon yang diadakan oleh setiap komunitas lingkungan di Kota Banda Aceh. Bahkan pihaknya mengatakan hal tersebut merupakan wujud kecintaan dan kepedulian kita terhadap lingkungan sekitar.

Pembina Komunitas SAHI sekaligus Kepala Sub Bagian Program dan Pelaporan DLHK3 Banda Aceh, Yusrida Arnita, S.P.,M.Sc. mengatakan bahwa proses penanaman pohon ini sangat penting untuk lingkungan. Bahkan dapat memperkaya keanekaragaman hayati yang telah ada.

“Agenda penanaman pohon yang diadakan komunitas Sahabat Hijau (SAHI) seri 8 ini merupakan bentuk kepedulian kita terhadap lingkungan ya..Karena pohon itu sumber kehidupan yang begitu banyak manfaatnya. Menghasilkan air tanah, Oksigen yang tiada tara, bahkan pohon itu juga akan memberi kesejukan dan keteduhan bagi sekelilingnya.” Ujar Yusrida dalam sambutannya dihadapan para peserta kegiatan.

Menurutnya, dengan menanam satu pohon secara rutin setiap bulannya dapat mensuplai oksigen untuk untuk 2 orang manusia di muka bumi.

“…Kalau kita rutin menanam pohon, akan banyak manfaat yang kita dapatkan. Bayangkan saja, satu (1) pohon yang kita tanam setiap bulannya itu akan mensuplai oksigen untuk dua (2) orang. Jika lebih, maka akan banyak manusia yang menerima oksigen dari pohon itu sendiri kan.” Tuturnya.

Pelaksanaan kegiatan lingkungan ini menerapkan Prokes yang ketat.

Kepala DLHK3 Banda Aceh, Hamdani Basyah, SH. Juga memberikan apresiasi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap akan lebih banyak anak-anak muda yang dapat memberikan kontribusi terbaik untuk lingkungan sekitar.

“Sangat bagus ya, harapannya akan lebih banyak anak-anak muda atau komunitas lainnya yang berkontribusi untuk Kota Banda Aceh teruatama di bidang lingkungan. Sehingga akan semakin banyak jenis pohon ditanam dan kita semua dapat menikmatinya”. Harap Hamdani.[]