Hotel Kumala Sudah Mulai Terapkan Pemilahan dan Pembatasan Sampah

• Angkut Sampah Daur Ulang

Banda Aceh – Sebagai ibukota provinsi, industri kafe dan restoran terus bermunculan di Banda Aceh, termasuk cafe dan restoran di hotel-hotel.

Dengan animo masyarakat yang menghabiskan waktu di luar rumah membuat restoran dan cafe di hotel-hotel memegang peran penting dalam menghasilkan dan mengelola sampah.

DLHK3 Banda Aceh pun tak tinggal diam. Dinas yang dipimpin Hamdani Basyah mengajak pihak hotel ikut berkontribusi untuk kebersihan kota. Dinas pun mendorong manajemen hotel menjalankan program pemilahan dan pembatasan sampah.

Kata Hamdani Basyah, Kamis (5/8/2021), saat ini sudah semakin banyak hotel di Banda Aceh yang mendukung program kebersihan dengan menjalankan program pemilahan dan pembatasan sampah.

Katanya, hotel-hotel besar seperti Hermes Hotel, Kyriad Muraya dan hotel berbintang lainnya sudah lebih dulu menjalankannya dengan pendampingan yang dilakukan DLHK3 yang selalu mengirim tim fasilitator.

“Program ini terus berjalan, kita juga turun ke hotel-hotel lain. Saat ini Hotel Kumala juga sudah mulai ikut program ini,” ungkap mantan Kadispora ini.

Hamdani Basyah berharap apa yang telah dilakukan oleh Hotel Kumala dan beberapa hotel di Banda Aceh dapat diikuti oleh hotel-hotel lainnya dalam rangka menjadikan Banda Aceh bebas sampah tahun 2025 sesuai amanah Perwal Banda Aceh No.46 Tahun 2018.

Kepada masyarakat kota, DLHK3 juga terus mengimbau agar ikut berpartisipasi menjaga kebersihan kota yang dimulai dari lingkungan terkecil, yakni rumah tangga. Partisipasinya bisa dengan memilah sampah sesuai jenisnya dan ditempatkan di wadah untuk kemudian diangkut petugas.
“Ketika sampah sudah dipilah, maka akan lebih mudah untuk ditangani. Ada yang perlu dibawa ke tempat daur ulang, ada yang kemudian langsung dibawa ke TPA,” kata Hamdani Basyah.

Salah-satu tim fasilitator DLHK3, Ridha Rahman mengatakan saat dirinya dan teman-teman turun ke hotel tersebut, pemilahan dan pembatasan sampah sudah berjalan.

“Mereka sudah jalan mulai Januari. Kita datang tidak mulai dari nol lagi, kita hanya berikan pendampingan dan bimbingan agar program ini berjalan maksimal,” kata Rida Rahman.

Kata Rida, sejak melakukan kerjasama dengan DLHK3, program tersebut berjalan dengan sangat baik.

“Sudah ada pemilahan antara sampah organik dan sampah residu. Dan kemarin baru saja dilakukan pengangkutan sampah daur ulang untuk yang pertama,” ungkap Rida Rahman.[]