Dukung Banda Aceh Bebas Sampah, MIN 9 Terima Komposter dari DLHK3

Banda Aceh – Sekolah MIN 9 Banda Aceh kini ikut serta mendukung program pemilahan dan pembatasan sampah guna mewujudkan Banda Aceh Bebas Sampah 2025.

Kepala MIN 9, Hj Ummiyani SPd MPd, Rabu (28/4/2021) mengatakan sekolah yang ia pimpin sudah mulai membangun kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Keindahan dan Kebersihan Kota (DLHK3) sejak enam bulan lalu.

“Sejak saat itu, petugas dari DLHK3 sering mengunjungi sekolah, menyosialisasikan pentingnya kebersihan lingkungan dengan cara memilah sampah mulai dari sumbernya,” ungkap sosok yang akrab disapa Ibu Ummi.

“Alhamdulillah, dengan pengetahuan yang dimiliki kini para guru dan murid mulai mengerti dan antusias memungut sampah dan membuang pada tempat sesuai dengan jenisnya,” tambah Ibu Ummi.

Soal bantuan DLHK3, Kepala MIN 9 ini mengatakan tidak hanya mendapatkan bantuan fasilitas pendukung seperti komposter, tapi juga bimbingan dan pendampingan dari petugas.

Untuk mendukung program tersebut dan menyukseskan Jakstrada Nomor 64 Tahun 2018 dengan target pengurangan sampah hingga Tahun 2025 mencapai 30% dari timbulan sampah, MIN 9 juga telah menganggarkan dana BOS untuk pengadaan tong sampah dan pemeliharaan fasilitas pendukung.

“Saya lihat ada progres dan program ini jalan. Saya juga telah meng-SK kan guru agar lebih fokus,” ungkap Ibu Ummiyani.

Ia pun menitipkan harapan agar program tersebut terus berjalan karena merupakan ibadah. Kemudian pendampingan dan bimbingan juga diharapkan terus datang dari Pemko melalui DLHK3.

“Jika pendampingan terus diberikan, saya yakin akan berhasil seperti dua sekolah sebelumnya tempat saya bertugas. Ini sekolah ketiga yang saya pimpin yang menjalin kerjasama dengan DLHK3. Saya sangat bahagia karena guru-guru telah terlatih dan anak-anak juga telah terlatih,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala DLHK3 Hamdani Basyah merasa optimis target program pemilahan dan pembatasan sampah sebesar 24% pada tahun 2021 ini akan tercapai dengan semakin bertambahnya sekolah dan institusi pendidikan lainnya serta hotel dan restoran mendukung dan berpartisipasi.

Untuk mendorong dan menyukseskan program tersebut di MIN 9, pada Selasa kemarin telah DLHK3 telah menyerahkan tiga unit komposter.

Bantuan komposter ini diberikan agar para murid terbiasa mengompos untuk menghasilkan pupuk alami yang dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam.[]