Rawat Peralatan, DLHK3 Miliki Bengkel Mandiri

Banda Aceh- Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh memiliki bengkel sendiri yang terletak di pekarangan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja. Dengan adanya bengkel mandiri tersebut, DLHK3 Banda Aceh ikut serta mendukung program Pemerintah Kota dalam mengendalikan sampah yang ada di Bumoe Seramoe Mekkah dan mewujudkan Banda Aceh bebas sampah 2025.

Kata Kepala DLHK3, Hamdani SH, adanya bengkel workshop ini bertujuan untuk selalu memperbaiki kerusakan, menjaga, serta merawat semua armada angkutan yang dimiliki oleh DLHK3 Banda Aceh. Sehingga sangat membantu dan mempermudah berjalannya aktivitas harian para petugas kebersihan untuk menjaga dan merawat Kota Banda Aceh.

Bengkel mandiri yang memiliki luas lebih kurang 500 M ini melayani sekitar 50 hingga 100 unit armada truck dan 10 unit alat berat yang dimiliki oleh DLHK3. Seperti halnya 4 unit Buldozer, 4 unit Beko dan 2 unit Beko Louder.

Kepala Seksi Sarana dan Prasaran, Thabrani menambahkan untuk menjaga kualitas daripada excavator dan semua kendaraan berat dari dinas tersebut, pihaknya selalu melakukan service rutin setiap harinya.

“Jadi, saban hari itu tim mekanik bengkel selalu stand by melakukan service rutin untuk alat-alat berat yang masuk bengkel,” ungkap Thabrani saat di sela-sela aktivitasnya pada Kamis (04/06/2020).

Selain itu, pihaknya berupaya untuk selalu melakukan perbaikan kendaraan alat berat yang masuk bengkel dengan cepat sehingga hal ini tidak menghambat kinerja para petugas dalam melakukan tanggung jawabnya terhadap kebersihan kota.

“Kita selalu lakukan yang terbaik dalam perbaikan alat berat dan kendaraan yang masuk bengkel. Karena dengan begitu tidak memperlambat kinerja dan mempermudah para petugas menggunakan kendaraannya dalam bekerja setiap hari” tambahnya.

Ada 17 orang tenaga mekanik yang berada di bengkel dan menangani setiap kerusakan kendaraan dinas. Setiap harinya ada 3 hingga 10 kendaraan roda enam, empat, tiga hingga roda dua lakukan perawatan dan perbaikan berkala di bengkel tersebut.

Bengkel mandiri DLHK3 ini menyediakan semua fasilitas perbaikan serta perawatan yang dibutuhkan oleh alat berat dan kendaraan. Baik layanan bongkar mesin, ganti oli, temple ban, ganti ban, hingga dorsmeer kendaraan bisa dilakukan.

Informasi yang tim liputan dapatkan dari staf bengkel DLHK3, Muthia Ananda Putri mengatakan bahwa jika perawatan dan perbaikan kendaraan tersebut bisa dilakukan selama 30 menit bahkan hingga 3 hari sesuai dengan kerusakan yang dialami oleh kendaraan tersebut.

“Kalau untuk perawatannya kendaraan yang masuk ke bengkel itu, langsung ditanggani oleh mekanik yang berkompeten di bidangnya. Jadi kalau rusaknya ringan bisa 30 menit saja, tapi kalau sampai bongkar mesin itu biasanya 2-3 hari. Kita juga melihat pada penyediaan spare part yang ada di bengkel,” jawabnya.

Terakhir, untuk jadwal operasional bengkel mulai dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB dan buka setiap harinya. Tenaga mekanik yang juga di tentukan oleh shift dan masa kerja yang berbeda-beda untuk mengoptimalkan layanan kepada para petugas lapangan DLHK3. [Ayu]