Kelola Sampah dengan Sistem Barter, DLHK3 : Ini Patut dicontoh

Yayasan KamiKita Center tukarkan sampah dengan sayur dan kompos

Banda Aceh- Yayasan KamiKita Center lakukan aksi mengelola sampah dengan sistem barter yang terbuka untuk masyarakat sekitar. Hal ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemko) setempat melalui DLHK3 Banda Aceh yang berkunjung secara langsung ke  Jalan Laksamana No.21, Kelurahan Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Jumat (26/11).

Adapun kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dari dinas terkait terhadap yayasan. Karena telah berpartisipasi menjaga dan mengelola lingkungann kota dengan baik dan tepat. Sehingga dapat mewujudkan Kota Banda Aceh Bebas Sampah 2025 nanti.

Kepala DLHK3 Banda Aceh melalui Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3, Asnawi Z, ST.,MT. mengatakan pihaknya sangat mendukung aksi-aksi mengelola lingkungan seperti yang diterapkan oleh Yayasan KamiKita Banda Aceh ini. Terutama proses mengurangi sampah hingga mengelola sampah organik dan non-organik.

“Sangat mendukung (aksi pengurangan dan pengelolaan sampah) ya, bahkan kunjungan ini pun kami lakukan untuk meninjau langsung proses pengelolaan sampah di Yayasan KamiKita Center” Ujar Asnawi kepada tim liputan.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah mengikat Memorandum Of Understanding (MoU) dengan Yayasan KamiKita Center sejak tahun 2019 lalu. Hal ini bertujuan untuk menjalin kemitraan antar dinas dan yayasan tersebut.

“…Yayasan KamiKita Center juga sudah mengikat MoU dengan DLHK3 ya.. Mereka memiliki semangat yang sama dengan dinas.  Terutama dalam hal mengurangi sampah, bagaimana cara memanfaatkan sampah organik maupun non-organik dengan tepat.”Tambahnya.

Agenda kunjungan ini ikut dihadiri Sekretaris DLHK3 Banda Aceh, Dody Haikal, S.STP.,M.Si. beserta rombongan.

KamiKita Center menjadi salah satu mitra DLHK3 Banda Aceh yang peduli dengan lingkungan. Lembaga ini berhasil mengelola sampah menjadi barang yang lebih bermanfaat. Dalam pengelolaannya, mereka menerapkan sistem barter kepada setiap masyarakat yang ingin berpartisipasi.

Sampah-sampah yang dapat ditukarkan yakni barang bekas, botol plastik dan kaca, serta ranting pohon. Beberapa kategori sampah itu nantinya dapat ditukarkan dengan sayur-sayuran dan kompos.

“Iyaa (dapat dibarter). Jadi masyarakat dapat membawa sampahnya ke Yayasan KamiKita untuk nantinya dibarter dengan sayur mayur, kompos ya.. Hal ini merupakan inovasi hebat dari mereka .” Tutur Asnawi lagi.

Kemudian, sampah yang telah dibarter tadi, akan dikelola langsung oleh lembaga tersebut menjadi bahan dan barang bermanfaat seperti Composting dan Cocotrash. Selain itu, KamiKita Center juga menciptakan Urban Farming yang dibuka untuk umum. Sehingga hal ini akan lebih memotivasi masyarakat untuk mengelola sampah dengan tepat dan peduli lingkungan sekitar.

Terakhir, Kepala DLHK3 Banda Aceh, Hamdani, SH. berharap kedepannya akan semakin ramai Yayasan, Komunitas dan organisasi yang peduli dengan lingkungan. Sehingga dampaknya dapat mengurangi sampah yang terbuang sia-sia di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Kami sangat berharap kedepannya akan semakin ramai yayasan, komunitas dan organisasi bahkan masayarakat yang peduli lingkungan serta sadar akan sekitar. Mau mengelola sampah dengan tepat ya. Sehingga sampah itu dapat lebih bernilai dan pastinya akan mengurangi volume sampah yang menumpuk di TPA. Dampak ini pasti sangat baik bagi lingkungan dan kita rasakan bersama.”Harap Hamdani. []