Ciptakan Generasi Unggulan, DLHK3 Tanda Tangani Surat Perjanjian Kerjasama dengan UTU

Sekretaris DLHK3 Banda Aceh (Kedua dari kiri) selesai menandatangani surat perjanjian kerjasama perihal "Penyelenggaraan magang, penelitian dan pengabdian masyarakat" dengan pihak Universitas Teuku Umar (Tengah). Tim terkait melakukan pose usai agenda formal berlangsung, Jumat (04/12). Foto/amf.

Banda Aceh- Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh menandatangani surat perjanjian kerjasama dengan Universitas Teuku Umar (UTU) Kota Meulaboh perihal penyelenggaraan magang, penelitian dan pengabdian masyarakat pada Jumat (04/12) siang hari.

Kegiatan ini diadakan di Ruang Kepala Dinas yang dihadiri oleh Kepala dinas diwakili Sekretaris dinas terkait, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat dan jajaran staff lainnya. Ikut serta dalam agenda tersebut Kepala Bidang  Kepegawaian dan Kepala Sub Bagian Program DLHK3.

Dalam sambutannya, Sekretaris DLHK3 Banda Aceh, Dody Haikal, S.STP.,M.Si. mengungkapkan kegembiraannya atas kedatangan pihak universitas dan menyatakan kesediaan dinas terkait untuk saling bekerjasama lintas sektoral.

“Kami sangat senang dengan kedatangan bapak/ibu ke DLHK3. Selain menjadi ajang silaturrahmi juga moment kerjasama yang baik antara pemerintah dengan sektor pendidikan ya, kami sangat terbuka dengan adik-adik mahasiswa yang ingin menggali lebih dalam perihal DLHK3 ini” Ungkapnya.

Pihaknya juga menambahkan bahwa Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh bersedia membimbing para mahasiswa yang ingin melakukan magang profesi serta penelitian akhir mengenai setiap lingkup dinas tersebut.

“…Disini kami memiliki lima (5) bidang kerja yang mana masing-masing bidang tersebut memiliki tenaga ahli yang sangat kompeten dalam bidangnya. Para mahasiswa bisa memilih bidang mana yang diminatinya nanti dan pastikan juga adanya pembimbing dari perguruan tinggi terkait yang ikut mengontrol jalannya magang ya, sehingga kegiatan ini dapat berjalan efektif ” Ujar Dody kepada pihak kampus terkait.

Adapun tujuan dari kerjasama antar sektor pemerintah dan sektor pendidikan tersebut adalah menciptakan kader-kader terbaik yang mampu memberikan inovasi baru dan dapat mengimplementasikannya di lingkungan masyarakat. Sehingga peran pemerintah, mahasiswa, masyarakat hingga industri itu berjalan dengan efektif dan efesien.

Hal seperti ini juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universita Teuku Umar, Prof. Dr. drh. Dharmawi, M.Si., bahwa adanya peran aktif dari empat unsur tadi merupakan tolak ukur sebuah lingkungan itu dapat terjaga dengan baik.

“Empat unsur utama yang harus terlibat dalam menjaga lingkungan itu ya pemerintah, mahasiswa, masyarakat dan industri. Jadi bukan hanya petugas kebersihan saja, kita semua juga harus menjadi pelopor penjaga lingkungan untuk masa depan bersama kan” Tutur Dharmawi kepada tim liputan.

Selain itu, pihaknya juga meyakini dengan adanya kerjasama ini akan lebih memudahkan kinerja pemerintah dalam mewujudkan seruan Banda Aceh Bebas Sampah 2025 nanti.

“…Kalau sudah ada kerjasama begini, tim dlhk3 juga akan lebih mudah menjalankan perannya ya seperti edukasi masyarakat tentang pemilahan sampah. Hal ini dapat mahasiswa serukan dengan cara mereka kepada masyarakat yang ada.”Tambah Dharmawi antusias.

Tak hanya proses magang, DLHK3 Banda Aceh juga mempersilahkan pihak perguruan tinggi melakukan pengabdian serta penelitian pendidikan mengenai segala aspek yang terdapat dalam tupoksinya. Kemudian, proses pertemuan ini diakhiri dengan penandatangan surat perjanjian kerjasama secara formal dan berpose bersama sebagai dokumentasi berlanjutnya agenda tersebut.

Dharmawi berharap kerjasama ini dapat terus terjalin dan para mahasiswa yang akan melakukan magang nantinya dapat menghasilkan inovasi-inovasi terbaik untuk lingkungan. Sehingga dapat menghasilkan produk unggulan untuk diterapkan secara langsung kepada masyarakat sekitar. []