Himbau Aware dengan Lingkungan, Potensi Bersihnya Saluran Air dari Sampah adalah Kewajiban Bersama

Pasukan orange rutin lakukan pembersihan saluran air

Banda Aceh- Saluran menjadi salah satu wadah penampungan air yang sangat diperhatikan kebersihannya oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh. Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh, para petugas kebersihan hampir setiap harinya membersihkan semua titik saluran yang ada di perkotaan.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun pada Rabu (03/7), Hamdani Basyah, SH.,M.Si., selaku Kepala DLHK3 Banda Aceh menyatakan pihaknya bertanggung jawab membersihkan saluran-saluran induk dan saluran protokol yang ada di kota.

“ada tim saluran yang sudah termasuk pengawas, mandor, supir dan pekerja. Kita bersihkan seluruh saluran di kota Banda Aceh. Terutama saluran induk, saluran protokol yang ada di kota” Ungkapnya jelas.

Ia juga menambahkan, meskipun pembersihan terkait merupakan tanggung jawab pasukan orange, namun kebersihan dan keindahannya merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh seluruh masyarakat.

“…Walaupun pembersihan saluran sudah menjadi tanggung jawab pasukan orange, tapi menjaganya agar selalu bersih dan indah, tidak dipenuhi sampah itu adalah kewajiban kita semua ya. Jadi harus dan wajib kita lakukan.” Tegas Hamdani.

Adapun pembersihan saluran air tersebut dilakukan rutin setiap harinya dibawah koordinator Manager Monitoring Tim Pembersihan Saluran DLHK3, Roy Firmandes.

Menurut Kepala Bidang Kebersihan Hermasyah, SE., tim kebersihan emulai aksinya dari pukul 08.00 pagi hingga 18.00 WIB dan dapat melakukan pembersihan hingga satu Kilometer panjangnya saluran.

“Tim kebersihan itu memulai aksi bersih-bersihnya dari pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Mereka biasanya akan menyebar ke masiang-masing zona yang sudah ditetapkan pengontrol zona ya. Dan itu rutin dilakukan setiap hari.” Terang Herman.

Tak hanya saluran yang ada di perkotaan, Herman juga membeberkan bahwa petugas kebersihan rutin membersihkan saluran air di seputaran kawasan wisata laut untuk menjaga kebersihan lingkungan dan ikut serta mensukseskan ajakan pemerintah terkait pengelolaan dan pengurangan sampah di laut sebesar 70% pada tahun 2025.

Selain saluran yang bersih, pastinya akan mengurangi potensi penyumbatan air karena sampah di dalam selokan yang dapat menyebabkan banjir.

Harapannya, semua masyarakat terutama para pedagang kaki lima selalu tertib dan aware dengan sampah, tidak membuangnya sembarangan ke dalam selokan.

“Kita berharap seluruh masyarakat ikut menjaga kebersihan saluran. Sehingga lingkungan terjaga dengan baik, nyaman dan indah. Tidak ada lagi penyumbatan yang terjadi karena banyaknya timbunan sampah yang terbuang sembarangan ke dalam saluran air.” Tutup Herman mengimbau. [U].

Visits: 14