DLHK3 Berikan Sosialisasi dan Bimtek kepada 40 Sekolah Adiwiyata se-Kota Banda Aceh

Potret bersama para peserta pada agenda Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (BimTek) Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Banda Aceh di Aula Lantai 3 DLHK3 Banda Aceh. Foto/Dok.

DLHK3 Banda Aceh persiapkan calon sekolah Adiwiyata tahun 2021

Banda Aceh- Empat Puluh (40) peserta perwakilan dari berbagai Sekolah Dasar (SD)/Sederajat dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat di Kota Banda Aceh mengikuti sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) sekolah Adiwiyata tingkat Kota Banda Aceh di Aula Lantai 3 DLHK3 pada Senin (23/8/2021) pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Agenda yang diadakan oleh Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya guna melakukan langkah persiapan calon sekolah Adiwiiyata tahun 2021.

Pelaksanaan pertemuan tersebut dibagi menjadi dua shift untuk mengantisipasi kehadiran peserta yang membludak dan menimbulkan kerumunan. Serta menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Kepala Bidang Tata Lingkungan, Cut Safarina Yulianti, ST.,MM,MT. mengatakan agenda Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) tahun 2021 ini diadakan untuk mensosialisasikan perubahan PP nomor 5 tahun 2013 yang sejalan dengan Permen LHK No. 52 tahun 2019 dan PP 53 2019.

“Kami (DLHK3 Banda Aceh) mengadakan sosialisasi dan bimtek tentang sekolah adiwiyata tingkat Kota Banda Aceh. Diikuti oleh empat puluh orang peserta dan dibagi menjadi dua. Adapun agenda Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) ini kita adakan untuk mensosialisasikan kepada setiap perwakilan sekolah tentang perubahan PP nomor 5 tahun 2013 dengan Permen LHK nomor PP 52 dan PP 53 2019 serta teknis pengisian kusioner calon sekolah Adiwiyata”. Jelas Cut Safarina saat dijumpai tim liputan.

Program GPBLHS merupakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjejaring dan berkelanjutan yang dilakukan oleh sekolah dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan hidup. Sehingga, nantinya akan diintegrasikan dengan program Adiwiyata yang berupa penghargaan dari pemerintah kabupaten/kota atau daerah/provinsi kepada sekolah yang berhasil melaksanakan GPBLHS.

Adapun kriteria sekolah Adiwiyata mencakup 3 komponen berdasarkan Permen 53 tahun 2019 tentang penghargaan Adiwiyata yaitu meliputi perencanaan gerakan PBLHS, pelaksanaan dan pemantauan serta evaluasi pelaksanaan GPBLHS.

Selanjutnya, pihaknya juga menambahkan bahwa persoalan sampah adalah hal penting yang harus memang ditangani bersama-sama. Salah satunya melalui program Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (GPBLHS) ini.

“Pentingnya kita mengajak setiap sekolah yang ada di Kota Banda Aceh ini untuk ikut serta peduli dan menerapkan sikap tanggung jawab lingkungan kepada para siswa sejak dini, agar generasi bangsa itu dapat lebih dekat dengan lingkungannya serta paham akan proses pengelolaan lingkungan dengan baik dan benar” Ungkap Cut Safarina, Kabid Tata Lingkungan DLHK3 itu.

Adapun sosialisasi ini juga diikuti oleh tim Adiwiyata DLHK3 dan DLHK Aceh, mengingat peraturan baru yang dikeluarkan. Dan dihadiri oleh 50 orangg perserta. Sebelumnya, dilakukan untuk sekolah berbeda serta melibatkan unsur DLHK3 dan DLHK Aceh dengan jumlah yang sama.

Selanjutnya dilakukan pula pembinaan ke sekolah-sekolah, guna memberikan penjelasan dan aksi nyata terhadap pelaksanaan program Adiwiyata.

Selain itu, Kepala DLHK3 Banda Aceh, Hamdani Basyah, SH. Juga berharap akan ada nantinya kebiasaan baik yang diterapkan di lingkungan sekolah. Sehingga warga sekolah tersebut dapat turut bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan dan pembangunan secara berkelanjutan.

“Ya dengan diadakannya pertemuan ini, saya berharap semua perwakilan sekolah yang berhadir dapat lebih semangat ya mengikuti program Adiwiyata nantinya dan harapannya setiap warga sekolah dan para siswanya pun ikut menerapkan sikap-sikap bertanggung jawab dengan lingkungan sekolah sebagai langkah awal kita mencintai lingkungan”. Pungkasnya. []