DLHK3 Persiapkan Lingkungan Hidup Expo 2018

Lingkungan Hidup Expo 2018, Taman Bustanussalatin, Banda Aceh, 9-11 Oktober 2018

Banda Aceh – Lingkungan Hidup Expo pertama kalinya akan dilaksanakan di Kota Banda Aceh pada 9-11 Oktober 2018. Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh (DLHK3) merupakan SKPD Kota Banda Aceh yang menginisiasi kegiatan ini.

“Ini merupakan expo lingkungan hidup pertama di Kota Banda Aceh, kami ingin menggaungkan kembali budaya menggunakan botol minuman sendiri untuk pengurangan penggunaan botol plastik sekali pakai” ujar Hendra Gunawan, Ketua Pelaksana Lingkungan Hidup Expo 2018, saat diwawancarai di Kantor DLHK3, Rabu (12/9).

Lingkungan Hidup Expo 2018 akan dilaksanakan di Taman Bustanussalatin. Terdapat 15 stand dari kampus dan gampong akan memeriahkan expo ini. Panitia mengemas acara sesuai tema nasional “Beat Plastic Pollution” atau kurangi sampah plastik. Ada enam kategori perlombaan dengan total hadiah jutaan rupiah bisa diikuti berbagai kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat. Gunawan mengingatkan, perlombaannya harus sesuai dengan tema yang diusungkan.

Beberapa kategori perlombaan Lingkungan Hidup Expo 2018 yaitu lomba sekolah adiwiyata, lomba mars kebersihan, lomba inovasi teknologi pengelolaan sampah, lomba essay lingkungan, lomba daur ulang sampah, dan terakhir lomba sekolah terbersih.Tidak hanya itu, dipenghujung acara akan diumumkan gampong terbersih se-Kota Banda Aceh serta pemilihan pekerja kebersihan terbaik.

Gunawan melanjutkan, untuk mengurangi jumlah sampah, akan diadakan lomba Inovasi Teknologi Pengelolaan Sampah untuk kalangan mahasiswa. DLHK3 mengundang tujuh universitas yang ada di Kota Banda Aceh untuk menampilkan karya pengelolaan sampah untuk diperlombakan. Seluruh karya ini akan dinilai oleh dewan juri kompeten perwakilan dari Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan Akademisi.

“Harapan saya dengan adanya Lingkungan Hidup Expo ini dapat meningkatkan peran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan masyarakat memahami tentang pengelolaan sampah minimal di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Juga membiasakan masyarakat terhadap event-event lingkungan dengan pengenalan pengurangan botol plastik, sesuai dengan tema event Beat Plastic Pollution” tutup Gunawan. (cmd)