Visi dan Misi

A. Visi

Dalam upaya menunjang visi pembangunan Kota Banda Aceh tahun 2012 – 2017 : “Banda Aceh Model Kota Madani”, yaitu sebuah kota yang penduduknya beriman dan berakhlak mulia, menjaga persatuan dan kesatuan, toleran dalam perbedaan, taat hukum, dan memiliki ruang publik yang luas, dan juga sejalan dengan misi ke-5 dari 7 (tujuh) misi pembangunan Kota Banda Aceh yaitu “Melanjutkan Pembangunan Infrastruktur Pariwisata yang Islami, maka kondisi lingkungan yang tertata rapi, bersih, hijau, indah dan nyaman menjadi hal yang mutlak harus dipenuhi. Dari aspek pengelolaan sampah, maka kondisi bersih, dapat dicapai bila sampah dapat dikelola dengan baik yang dicirikan dengan kondisi:

  1. Seluruh masyarakat, baik yang tinggal di pusat kota maupun di desa memiliki akses untuk penanganan sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan perumahan, perdagangan, perkantoran, maupun tempat-tempat umum lainnya
  2. Masyarakat memiliki lingkungan permukiman yang bersih karena sampah yang dihasilkan dapat ditangani secara benar.
  3. Masyarakat mampu memelihara kesehatannya karena tidak terdapat sampah yang berpotensi menjadi bahan penularan penyakit seperti diarhea, thypus, disentri, dan lain-lain; serta gangguan lingkungan baik berupa pencemaran udara, air, atau tanah.
  4. Masyarakat dan dunia usaha/swasta memiliki kesempatan untuk berpartisipasi dalam pengelolaan persampahan sehingga memperoleh manfaat bagi kesejahteraannya

Sedangkan dari aspek Keindahan, maka kondisi hijau, indah dan nyaman dapat dicapai bila taman-taman kota, kawasan objek wisata, area pemakaman dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) lainnya dapat dikelola dengan baik yang dicirikan dengan kondisi:

  1. Seluruh masyarakat dapat merasakan kondisi kota yang hijau, indah dan nyaman, dimana taman-taman kota, kawasan objek wisata, area pemakaman dan RTH lainnya dipenuhi dengan tanaman penghijauan dan bunga-bunga yang beraneka warna dengan kondisi terawat dan tertata dengan rapi
  2. Masyarakat sudah mulai melakukan penghijauan di desa-desa dan menata taman-taman kecil di desa mereka dan sudah peduli dan memberikan andil dalam memelihara dan merawat taman.
  3. Taman-taman rekreasi dan kawasan objek wisata ramai dikunjungi warga masyarakat untuk menikmati keindahan taman dan menikmati suasana sejuk.

Disamping itu perlu diupayakan secara terus-menerus untuk memperluas area Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang ada di Kota Banda Aceh melalui upaya pemanfaatan lahan/tanah kosong dan terlantar untuk ditanami dengan pohon-pohon penghijauan, dijadikan taman-taman atau area terbuka publik lainnya.

Kondisi tersebut di atas akan dapat tercapai bila visi pengembangan sistem pengelolaan persampahan dan penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat dicapai yaitu :

 “Mewujudkan Kota Hijau, Bersih, Indah dan Nyaman untuk Mendukung

 Banda Aceh Model Kota Madani”


B. MISI

Untuk dapat mewujudkan visi dimaksud, maka dirumuskan beberapa misi yaitu sebagai berikut :

  1. Meningkatkan kemampuan aparatur tentang manajemen dan kelembagaan DK3
  2. Memperluas cakupan pelayanan persampahan ke seluruh wilayah Kota Banda Aceh
  3. Meningkatkan peran serta masyarakat dan dunia usaha dalam pengelolaan sampah
  4. Mengembangkan tekhnologi pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah
  5. Menegakkan hukum dan melengkapi peraturan perundangan untuk meningkatkan sistem pengelolaan persampahan, retribusi sampah dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH)
  6. Membangun/menata/memelihara Ruang Terbuka Hijau (RTH)
  7. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan jasa penerangan jalan umum (PJU)

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh

Adapun tujuan dan sasaran pembangunan jangka menengah Pelayanan Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh adalah sebagai berikut:
Tujuan

  1. Mewujudkan kinerja organisasi DK3 yang berkualitas, efektif dan efisien
  2. Melaksanakan pengelolaan TPA, IPLT dan workshop secara professional dan ramah lingkungan
  3. Meningkatkan tingkat pelayanan pengangkutan sampah hingga selutuh kelurahan/ gampong mendapatkan pelayanan pengelolaan sampah yang baik.
  4. Mengembangkan kegiatan pemanfaatan sampah di seluruh kelurahan/gampong sehingga dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat
  5. Meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Qanun yang mengatur tentang pengelolaan sampah, kebersihan dan keindahan dan retribusi pelayanan persampahan
  6. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pegelolaan sampah gampong melalui kegiatan gotong-royong
  7. Memperluas areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan meningkatkan pengelolaan RTH dan penyediaan fasilitas yang ada di Kota Banda Aceh
  8. Meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui penyediaan jasa penerangan di jalan umum, RTH dan fasilitas/sarana publik lainnya


Sasaran

  1. Meningkatnya kemampuan teknis dan manajerialnya seluruh aparatur DK3 di bidang pengelolaan sampah dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) melalui “inhouse training” sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan organisasi
  2. Meningkatnya kualitas operasional TPA dan IPLT sehingga operasionalnya sesuai dengan SOP dan Regulasi Pemerintah dan meningkatnya kemampuan workshop untuk dapat memperbaiki semua armada dan peralatan dinas dan pihak lain.
  3. Meningkatnya jumlah kelurahan/ gampong yang mengikut program retribusi pelayanan persampahan
  4. Meningkatnya jumlah rumah tangga yang melaksanakan komposting skala rumah tangga dan mengolah sampah rumah tangga menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi
  5. Meningkatnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, pengelolaan lingkungan dan kesadaran untuk membayar retribusi sampah
  6. Meningkatnya derajat kebersihan dan keindahan di hingga ke gampong-gampong
  7. Bertambahnya areal Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta terwujudnya RTH yang hijau, bersih, indah dan nyaman di Kota Banda Aceh guna mendukung kepariwisataan
  8. Meningkatnya keindahan, kenyamanan dan keamanan di jalan-jalan umum, RTH dan fasilitas/sarana publik lainnya pada malam hari

 


C.
Strategi dan Kebijakan


Strategi

  1. Peningkatan cakupan pelayanan dan kualitas sistem pelayanan persampahan melalui optimalisasi pemanfaatan sarana dan prasarana, penjadwalan dan peningkatan kapasitas sarana persampahan, aplikasi teknologi dan pengoperasian TPA yang ramah lingkungan
  2. Pengurangan sampah dari sumbernya melalui peningkatan pemahaman masyarakat terhadap 3R (reduce, reuse, recycle), penerapan insentif/disinsentif dalam pelaksanaan 3R.
  3. Mendorong partisipasi aktif masyarakat dan swasta dalam pengolahan sampah dan peningkatan pemahaman tentang pengelolaan sampah kepada masyarakat luas dan anak-anak sekolah serta peningkatan pembinaan kaum perempuan dalam pengelolaan sampah.
  4. Peningkatan kinerja Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota Banda Aceh, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan kerjasama dan koordinasi dengan para pemangku kepentingan, mendorong kerjasama regional, serta peningkatan kelengkapan produk hukum dan penerapan sanksi hukum.
  5. Peningkatan penerimaan melalui retribusi pelayanan persampahan serta pengembangan alternatif sumber pembiayaan lainnya
  6. Peningkatan penataan RTH yang dapat mendorong tercapainya penyediaan kawasan RTH sebagai ruang publik seluas 20% dari wilayah Kota Banda Aceh serta mampu menciptakan kondisi kota yang asri indah dan nyaman.
  7. Peningkatan derajat keindahan, kenyamanan dan keamanan Kota Banda Aceh di malam hari

 

Kebijakan

  1. Penigkatan kapasitas sumber daya manusia pengelola persampahan dan Keindahan melalui pendidikan dan pelatihan serta rekruitmen personil
  2. Peningkatan kuantitas dan kualitas prasarana, sarana, personil dan teknis pelayanan pengelolaan persampahan
  3. Peningkatan disiplin dan tingkat kehadiran PNS dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat
  4. Peningkatan upaya pengelolaan TPA dan IPLT sesuai dengan SOP dan Regulasi Pemerintah dalam rangka mencapai pengelolaan yang ramah lingkungan
  5. Peningkatan kemampuan dan skill tenaga mekanik dan kemampuan manajerial pengelola workshop dalam rangka meningkatkan kinerja workshop
  6. Memberikan pelayanan persampahan yang merata bagi seluruh warga masyarakat Kota Banda Aceh
  7. Meningkatkan partisipasi masyarakat, swasta dan dunia usaha untuk mendukung pemerintah dalam upaya penyediaan prasarana dan sarana pengelolaan sampah secara swadaya
  8. Meningkatkan penerimaan dari sektor retribusi pelayanan kebersihan untuk secara bertahap mencapai cost recovery
  9. Pengembangan dan perluasan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis tentang pelaksanaan 3R khususnya pembuatan pupuk kompos dan pemanfaatan kembali sampah
  10. Pengembangan dan perluasan kegiatan pengolahan sampah skala kawasan dengan melengkapi fasilitas pengolahan sampah dengan melibatkan masyarakat setempat
  11. Meningkat dan memperluas kegiatan sosialisasi terhadap UU No.18/2008 dan Qanun No. 5/2003
  12. Menerapkan sanksi hukum bagi pelanggaran UU/Qanun tentang kebersihan dan keindahan
  13. Meningkatkan pemeliharaan, rehabilitasi dan pembangunan serta penyediaan fasilitas untuk RTH yang ada di Kota Banda Aceh
  14. Memperbanyak penanaman pohon-pohon penghijauan untuk menciptakan Banda Aceh yang hijau dan sejuk
  15. Memberikan jasa penerangan jalan umum bagi seluruh warga Kota Banda Aceh