DLHK3 Launching Aplikasi E-Berindah

Kadis DLHK3, T. Samsuar, didampingi Agam-Inong Duta Lingkungan 2018 saat memaparkan kata sambutan Launching Aplikasi E-Berindah di Aula Balai Kota pada 7 Mei 2018

Banda Aceh – Dinas Lingkungan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Keindahan Kota (DLHK3) Banda Aceh me-launching  Aplikasi E-Berindah pada tanggal 7 Juni 2018 di Aula Lantai 4 Balai Kota. Aplikasi ini diresmikan langsung oleh Walikota Banda Aceh, Aminullah Usman.

“Aplikasi E-berindah adalah singkatan dari elektronik bersih dan indah,lahir dari kondisi dimana DLHK3 memiliki personil terbatas untuk memonitoring kebersihan kota sehingga tidak mampu menjangkau seluruh kota, sehingga dirasa pula untuk melibatkan masyarakat” jelas T. Samsuar selaku Kadis DLHK3 dalam kata sambutannya.

Selain itu, tambah Samsuar, E-Berindah juga lahir dari banyaknya komunitas-komunitas pecinta lingkungan (lebih kurang 53 komunitas)yang bermunculan di Kota Banda Aceh yang selama ini efektif membantu kami dalam berbagai kegiatan seperti HPSN, TBBS, gerakan-gerakan bersih-bersih di pantai maupun di berbagai event-event lainnya.

Dari kedua hal tersebut membuat kami berfikir untuk membuat suatu inovasi yang melibatkan masyarakat dan komunitas secara berkesinambungan untuk membangun dan memelihara sebuah Kota Banda Aceh yang semakin hari semakin berkembang.  Ibarat sapu lidi yang identik fungsinya membersihkan jika hanya satu batang lidi maka sulit membersihkan kota dan rentan patah, namun jika lidinya banyak, membentuk sapu lidi yang kokoh maka semakin kuat dan mudah membersihkan sebeberapapun luas kota ini.  Begitu juga dengan kami, DLHK3 tidak akan kuat mengubah perilaku bersih masyarakat namun jika bersama-sama dengan masyarakatnya bergandengan tangan  dan bekerja bersama membangun kota maka hasilnya pasti maksimal dan Visi Kota Banda Aceh  Gemilang dalam bingkai syariah akan mudah kita wujudkan.

Dihadirkan tiga orang pemateri dalam talkshow Launching Aplikasi E-Berindah yaitu Denny Hermanto selaku Manager Branch Telkomsel Aceh, Chik  Rini dari WWF wilayah Aceh, dan Fajar Ari Wibowo selaku Manager DILo Banda Aceh. Sebanyak 200 peserta yang terdiri dari duta lingkungan, aktivis peduli lingkungan, mahasiswa, masyarakat umum menhadiri launching yang dilaksanakan di Gedung A Mawardy Nurdin, Balai Kota.

Aplikasi ini merupakan agenda proyek perubahan Yusrida Arnita, selaku Kasubbag Program dan Pelaporan DLHK3, yang mengikuti Diklat PIM IV. Terdapat 168 lokasi yang menjadi kawasan Pantauan dan Monitoring rutin DLHK3. Para relawan dapat memilih lokasi minimum satu lokasi dan maksimum lima lokasi dari berbagai jenis lokasi yang terdiri dari fasilitas umum, jalan, taman, saluran dan sungai.

Untuk menjadi tim pemantau dan monitoring dalam aplikasi e-berindah para relawan harus mengunduh aplikasi E-Berindah di Google Play Store lalu mendaftar menjadi relawan dengan menginput NIK (Nomor Induk Kependudukan). Selanjutnya mengikuti petunjuk manual aplikasi yang tersedia di website DLHK3 (dlhk3.bandaacehkota.go.id).(cmd)